Adsense

Jumat, 04 Desember 2009

Memanage Waktu Shalat


Shalat merupakan kewajiban yang di jalankan oleh kaum muslim di dunia apabila teman yang meninggalkan shalat dengan sengaja hukumnya adalah kafir, ini berarti ia telah melakukan kekufuran yang besar menurut pendapat yang paling benar di antara dua pendapat ulama, yang demikian ini jika orang tersebut mengakui kewajiban tersebut. Jika ia tidak mengakui kewajiban tersebut, maka ia kafir menurut seluruh ahlul ilmi.
Perintah shalat memperingatkan kita untuk berhenti sejenak dari aktifitas sehari-hari, maka dari itu Allah SWT memerintahkan umatnya untuk menjalankan shalat 5 waktu : Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib dan Isya. Waktu shalat juga telah di atur oleh Allah SWT agar umatnya dapat menjalankan dengan tulus dan tidak mengganggu aktifitas sehari-hari.

Adzan Subuh di kumandangkan dini hari ya…sekitar ± pukul 04.00 waktu ini mengigatkan kita bahwasannya istirahat yang baik untuk manusia adalah 6 jam dan biasanya bangun subuh dapat menyegarkan otak dan memudahkan otak dalam menghafal maka dari itu setelah shalat subuh sebaiknya membaca atau menghafal ayat-ayat Qur’an.

Aktifitas manusia entah pergi sekolah, pergi ke kampus, berkerja di kantor dan berdagang di mulai pukul 07.00 atau 08.00, detik demi detikk berlalu jam demi jam telah berlalu Adzan Dzuhur pun berkumandang tepat ± pukul 12.00 ini memperingatkan manusia bahwasannya manusia harus beristirahat sejenak setelah berkerja ± 4 jam dan selalu ingat kepada Allah SWT akan kewajibannya sebagai muslim, menurut pengalaman saya setelah shalat dzuhur mata, otak dan lain-lain terlihat segar kembali dan siap untuk beraktifitas.

Setelah Shalat Dzuhur manusia akan melanjutkan aktifitas seperti semula di mulai ± pukul 13.00 biasanya jam ± 14.00 mata terlihat lelah bisa di katakan ngantuk maka dari itu Allah SWT mengatur waktu shalat dzuhur dan Ashar berdekatan agar manusia dapat ingat akan kewajibannya dan ingat akan pekerjaannya. Menurut para ulama shalat ahasr sangatlah penting dan celaka orang yang meninggalkan shalat ashar berikut riwayat dari para ulama :

Diriwayatkan dari al-'Ala bin 'Abdirrahman, bahwa ia menemui Anas bin Malik r.a. di rumahnya di Bashrah, selepas mengerjakan shalat Zhuhur. Rumah beliau terletak di samping masjid. Ketika kami menemuinya ia bertanya, "Sudahkah kalian mengerjakan shalat 'Ashar?" "Kami kemari selepas shalat Zhuhur!" jawab kami. Beliau berkata, "Lekas kerjakan shalat 'Ashar!" Maka kami pun mengerjakan shalat 'Ashar. Selesai kami shalat, beliau berkata, "Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Itulah shalat orang munafik. la duduk menunggu matahari, hingga apabila matahari berada di antara dua tanduk syaitan, maka ia pun segera bangkit mengerjakan shalat patuk burung (terburu-buru) empat raka'at. la tidak berdzikir mengingat Allah kecuali sedikit saja’,” (HR Muslim [622]).

Diriwayatkan dari Abul Malih, ia berkata, "Suatu ketika kami bersama Buraidah dalam satu peperangan pada hari mendung. Beliau berkata, 'Segerakanlah shalat 'Ashar, karena aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Barangsiapa meninggalkan shalat 'Ashar, sungguh telah terhapuslah amalannya’,” (HR Bukhari [355]).

Diriwayatkan dari 'Abdullah bin 'Umar r.a., bahwa Rasulullali saw. bersabda, "Barangsiapa terluput mengerjakan shalat 'Ashar, maka seolah ia telah kehilangan keluarga dan hartanya." (HR Bukhari [522] dan Muslim [626]).

Shalat Ashar pun telah selesai di kerjakan dan aktifitas pun telah selesai pukul 17.00 yang dari sekolah, kampus dan kantor segera kembali ke rumahnya masing-masing dan membersihkan diri setelah seharian beraktifitas. Setelah bersih-bersih Adzan Magrib berkumandang maka segeralah shalat karena shalat magrib ini waktu nya sangat sempit. Agar aktifitas dalam sehari penuh dengan hikmah dan berkah setelah shalat magrib biasakan tadarus Al-qur’an agar mata, otak dan hati tenang dan tentram sampai berkumandang Shalat Isya. Nah Shalat Isya waktunya sangat panjang tetapi alangkah baiknya mengerjakan shalat tidak di tunda-tunda Adzan langsung segera shalat agar tidak lupa.

Begitulah aktifitas dan manajemen waktu shalat dalam kehidupan manusia apabila teman bisa manajemen waktu shalat dengan baik berkah dan hikmah dalam kehidupan sehari-hari akan terwujud. Demikian nasehat dari blog saya ini terima kasih.

Senin, 05 Oktober 2009

Perbedaan Twitter dan Facebook


Perbedaan antara twitter dan facebook terletak pada kompleksitas dan simplisitas. Layanan Facebook hadir dengan berbagai macam fitur yang bisa dibilang komplit. Semua ada di Facebook: mulai dari sekadar update status, berbagi link, berbagi gambar, berbagi video, berkirim pesan, blogging (note), chatting. Tidak fitur itu yang di sajikan oleh, Facebook , Facebook juga menyediakan fitur undangan (invitation), cause, quiz, grup, dan sebagainya. Facebook seolah-olah menawarkan konsep ’one-stop-visit’ kalau orang sering belanja maka di kenal dengan ’one-stop-shopping’.

Sebaliknya, Twitter justru menawarkan kesederhanaan. Bisa dibilang, Twitter tidaklah lebih dari sekadar update status tetapi sekarang mulai ditambahi beberapa fitur pendukung. Bahkan, status yang kita tulis pun dibatasi hanya sampai 140 karakter saja maka dari ituTwitter dikategorikan dalam microblogging. Namun konon, loading status pada Twitter lebih kilat alias lebih cepat dan dijamin langsung tayang dibandingkan Facebook. Dan ternyata, justru karena kesederhanaannya ini, Twitter seringkali lebih digemari daripada Facebook percaya buktikan saja?

Pada layanan Twitter yang membedakan dengan facebook adalah fitur ’following’ dan follower’. Following artinya teman-teman yang kita ikuti, sedangkan follower artinya teman-teman yang mengikuti kita. Sementara di Facebook, semua teman kita punya sebutan yang sama: ’friend’. Dilihatdari keamanannya menurut berita yang beredar Twitter lebih mudah dibobol oleh para hacker atau lebih tepatnya cracker daripada Facebook. Ambil saja contoh kasus bobolnya akun Twitter Barack Obama, Britney Spears, dan para pesohor lainnya di tangan para cracker.

Namun kini, Twitter dan Facebook barang kali tidak perlu dipertentangkan satu sama lain. Anda bisa memiliki akun di dua situs tersebut sekaligus, namun cukup menulis update status Anda sekali saja di Twitter, dan seketika itu juga status yang sama akan muncul di halaman Facebook Anda. Caranya, Anda hanya perlu mengintegrasikan alias menghubungkan akun Twitter Anda dengan akun Facebook Anda. Mudah bukan?

Adsense